5 Kabupaten Kota Provinsi Aceh Yang Sudah Mengusulkan Formasi CPNS/PPPK 2021 Yaitu Kota Lhokseumawe, Aceh Barat, Pidie, Nagan Raya, dan Aceh Tamiang

Pastikan Penuhi 10 Syarat Umum Ini

Sebanyak lima Kabupaten dan Kota di Aceh telah mengusulkan formasi CPNS/PPPK 2021 ke Kemenpan RB di Jakarta.

CPNS 2021 – 5 Daerah di Aceh Sudah Usul Formasi CPNS/PPPK 2021, Pastikan Penuhi 10 Syarat Umum IniPeserta CPNS mengikuti tes SKD di Gedung Pidie Convention Center (PCC).   Kelima daerah itu, yakni Kota Lhokseumawe, Aceh Barat, Pidie, Nagan Raya, dan Aceh Tamiang.

Lima Kabupaten/Kota di Aceh telah mengusulkan formasi CPNS/PPPK 2021 ke Kemenpan RB di Jakarta.

Jumlah kelima kabupaten/kota itu hingga berita ini ditulis, Senin (22/2/2021).

Kelima daerah itu, yakni Kota Lhokseumawe, Aceh Barat, Pidie, Nagan Raya, dan Aceh Tamiang.

Pemerintah Kota Lhokseumawe telah mengusulkan 600 formasi ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negera dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) untuk dijadikan Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Dari 600 formasi yang diusulkan, lebih dari 50 persen atau lebih dari 300 orang untuk formasi guru.

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Pidie telah mengusulkan 1.022 formasi CPNS dan PPPK untuk tahun 2021 kepada Kemenpan RB

Untuk kategori CPNS dibuka sebanyak 175 formasi, dengan rinciannya tenaga kesehatan 139 orang, teknis 36 orang.

Sedangkan untuk Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) sebanyak 847 orang, dan ini semuanya formasi guru.

Pemerintah Aceh Barat sendiri telah mengusulkan ratusan formasi untuk CPNS 2021.

Namun, tidak disebutkan berapa jumlah formasi yang diusulkan ke Kemenpan RB.

Proyeksi ini didasarkan karena adanya data jumlah PNS di lingkungan Pemkab Aceh Barat pada tahun 2021 akan memasuki masa pensiun yang mencapai 200 orang PNS.

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang telah mengusulkan sejumlah formasi CPNS dan PPPK 2021 ke Kemenpan RB.

Pemkab Aceh Tamiang tidak menyebutkan berapa jumlah yang telah dikirim ke Jakarta itu.

Tenaga guru dan kesehatan adalah formasi terbesar di Aceh Tamiang untuk tahun ini.

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Nagan Raya telah mengusulkan 976 formasi CPNS dan PPPK 2021 ke Kemenpan RB.

Jumlah yang diusul oleh Pemkab Naga Raya ke Jakarta adalah sebanyak 300 orang untuk CPNS dan 676 orang untuk PPPK.

Untuk PPPK sendiri, formasi yang diusulkan adalah tenaga kependidikan.

Dibuka dalam Waktu Dekat

Pemerintah pun memastikan seleksi CPNS dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahun 2021 akan dibuka dalam waktu dekat ini.

Deputi Bidang SDM Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB), Teguh Widjinarko, membeberkan jadwal seleksi CPNS 2021.

Menurut dia, prosesnya akan dimulai pada bulan Maret dengan penetapan jumlah formasi.

Lalu di bulan berikutnya, tepatnya di April hingga Mei 2021, proses pendaftaran seleksi CPNS bakal dibuka.

Selanjutnya, kata Teguh, pada pertengahan tahun ini atau bulan Juni 2021, akan dimulai proses seleksi CPNS bagi peserta yang telah mendaftarkan diri.

"Rencananya, bulan Maret akan ditetapkan formasinya, dan bulan April-Mei dibuka proses pendaftaran. Juni mulai dilakukan seleksi," kata Teguh dikutip dari Tribun Jakarta pada Kamis (11/2/2021).

Teguh juga menyebutkan untuk formasi CPNS pada tahun ini, akan dibuka lowongan sebanyak 1,3 juta formasi.

Formasi tersebut juga termasuk untuk Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Berikut perincian 1,3 juta formasi CPNS yang dibuka tahun ini:

1. Sebanyak 1 juta guru PPPK melalui skema yang menjadi program Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (untuk pemda)

2. Untuk pemda (di luar guru) ditentukan sebesar sekitar 189 ribu yang terdiri atas:

Sebanyak 70 ribu PPPK jabatan fungsional (selain guru).

Sebanyak 119 ribu CPNS untuk berbagai jabatan teknis yang sangat diperlukan (termasuk tenaga kesehatan).

3. Untuk instansi pemerintah pusat ditentukan kebutuhan sebesar sekitar 83 ribu dengan persantase 50 persen PPPK dan 50 persen CPNS.

Persyaratan Umum CPNS

Pendaftaran CPNS 2021 hingga kini belum diumumkan oleh pemerintah.

Namun, berdasarkan rujukan persyaratan pendaftaran CPNS 2019 lalu, berikut adalah syarat umum pendaftaran CPNS.

1. Usia pada saat melamar minimal 18 tahun dan maksimal 35 tahun 0 bulan 0 hari;

2. Warga Negara Indonesia yang bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, setia, dan taat kepada Pancasila, UUD 1945 dan Negara Kesatuan Republik Indonesia;

3. Tidak pernah dipidana dengan pidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum yang tetap karena melakukan tindak pidana kejahatan;

4. Tidak pernah diberhentikan dengan hormat tidak atas permintaan sendiri atau tidak dengan hormat sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS), anggota TNI/POLRI, Pegawai BUMN/BUMD atau diberhentikan tidak dengan hormat sebagai pegawai swasta,

5. Tidak berkedudukan sebagai CPNS atau PNS, prajurit TNI, anggota Polri, dan siswa sekolah ikatan dinas pemerintah,

6. Tidak menjadi anggota atau pengurus partai politik atau terlibat politik praktis;

7. Memiliki kualifikasi pendidikan sesuai dengan persyaratan jabatan,

8. Sehat jasmani dan rohani sesuai dengan jabatan yang dilamar;

9. Tidak memiliki ketergantungan terhadap narkotika dan obat-obatan terlarang atau sejenisnya (Surat Keterangan Bebas Narkoba/NAPZA dari Rumah Sakit Pemerintah setempat yang masih berlaku wajib dilengkapi setelah pesertadinyatakan lulus pada pengumuman kelulusan akhir);

10. Tidak bertato/bekas tato dan tindik/bekas tindik anggota badan lainnya selain di telinga kecuali yang disebabkan oleh ketentuan agama atau adat.

Persyaratan Umum PPPK

1. Usia paling rendah 20 (dua puluh) tahun dan paling tinggi satu tahun sebelum batas usia tertentu pada jabatan yang akan dilamar sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. 

2. Tidak pernah dipidana dengan pidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang sudah mempunyai kekuatan hukum tetap karena melakukan tindak pidana dengan pidana penjara dua tahun atau lebih. 

3. Tidak pernah diberhentikan dengan hormat tidak atas permintaan sendiri atau tidak dengan hormat sebagai Pegawai Negeri Sipil, PPPK, Prajurit Tentara Nasional Indonesia, Anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia, atau diberhentikan tidak dengan hormat sebagai pegawai swasta. 

4. Tidak menjadi anggota atau pengurus partai politik atau terlibat politik praktis. 

5. Memiliki kualifikasi pendidikan sesuai dengan persyaratan jabatan. 

6. Memiliki kompetensi yang dibuktikan dengan sertifikasi keahlian tertentu yang masih berlaku dari lembaga profesi yang berwenang untuk jabatan yang mempersyaratkan. 

7. Sehat jasmani dan rohani sesuai dengan persyaratan jabatan yang dilamar. 

8. Persyaratan lain sesuai kebutuhan jabatan yang ditetapkan oleh PPK.

Persyaratan Khusus

Setiap instansi mempunyai persyaratan khusus.

Untuk itu pelamar diwajibkan membaca dengan cermat sebelum memutuskan mendaftar atau memilih formasi di instansi tersebut. (Aceh Tribun/Agus Ramadhan)