Usulan Kuota Formasi CPNS dan PPPK Kota Pontianak Tahun 2021

Kepala BKPSDM Pontianak: Tersedia Formasi 1023 PPPK Guru dan 173 CPNS di 2021, Pendaftaran Maret Ini
Dimana dikatakakan Multi, perubahan tersebut pada tahun 2021 ini akan lebih banyak jumlah PPPK dibandingkan dengan CPNS.Kepala BKPSDM Pontianak: Tersedia Formasi 1023 PPPK Guru dan 173 CPNS di 2021, Pendaftaran Maret IniKepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Pontianak, Multi Juto Bhatarendro Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Pontianak, Multi Juto Bhatarendro menyampaikan, untuk usulan formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Kota Pontianak pada tahun 2021 ada perubahan.

Dimana dikatakakan Multi, perubahan tersebut pada tahun 2021 ini akan lebih banyak jumlah PPPK dibandingkan dengan CPNS.

"Ada perubahan pada tahun 2020 ada 388 CPNS dan 11 P3K. Sedangkan untuk tahun 2021 ini sebanyak 1.023 orang PPPK Guru dan 173 orang CPNS yang terdiri dari tenaga teknis 32 orang dan tenaga kesehatan 141 orang," kata Multi Juto Bhatarendro, Senin 4 Januari 2021.

Sedangkan untuk usulan pada tahun 2021 ini, Multi menerangkan dari jumlah 1.023 PPPK dan 173 CPNS tersebut nantinya akan diterima pada tahun 2021 ini juga.

Dimana, dari jumlah yang ditentukan tersebut, lanjutnya, merupakan kebijakan dari Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB).

Hanya saja pihaknya sebagai pelaksana.

Lebih lanjut, dijelaskannya untuk tes pendaftaran akan dimulai pada Maret 2021.

"Pendaftaran sekitar bulan maret. Dan kemungkinan Juni sudah keluar SK pengangkatan CPNS maupun P3K," ujarnya.

Kemudian, Multi juga memprediksikan untuk formasi pada tahun 2021, menurutnya kemungkinan besar akan diterima pada tahun 2021 ini juga.

Untuk itu, sebagai bentuk upaya pemerintah Kota Pontianak melalui BKPSDM Kota Pontianak, pihaknya melakukan beberapa langkah agar peserta nantinya bisa diterima pada tahun 2021 ini.

"Data sudah masuk Kemenpan-RB tinggal menunggu saja tes bulan Maret 2021. Kita akan terus mensosialisasikan untuk informasi up to date," ungkapnya. (*)